Tanyakan sekarang

Anubhav Jain dari Gurgaon, India

Pendiri GoDoctor

Banyak pengusaha yang mengidentifikasi masalah tingkat mikro atau kesenjangan dan kemudian hanya berakhir sampai disana, tanpa benar-benar menghubungkan mengapa mereka harus melakukan perjalanan tersebut.

Menggali dalam dan mengidentifikasi panggilan yang sebenarnya, kata para pengusaha

Pada usia 33, Anubhav Jain – atau “AJ” sebagai nama panggilan nya – adalah seorang usahwan. Dia mendirikan dua perusahaan dan mendirikan lima perusahaan lainnya. Dia bahkan tidak menunggu untuk lulus sebelum usaha pertamanya.

Saat sedang belajar gelar IT di UTS, dia bekerja paruh waktu dan pada tahun ketiga telah cukup menabung untuk memulai ritel toko komputer di kawasan pusat bisnis Sydney. Dia baru berusia 20 tahun pada saat itu.

Setelah lulus, AJ bergabung dengan perusahaan IT yang kemudian menjadi konsultan manajemen proses bisnis – sambil menyelesaikan MBA. Berumur 24 tahun, dia adalah orang termuda yang mendaftar di program ini.

"Sangat penting untuk memaksakan diri," katanya. "Jika Anda merasa nyaman dengan apa yang Anda lakukan maka Anda tidak akan benar-benar mengidentifikasi diri sejati Anda, atau seberapa banyak yang dapat Anda lakukan."

AJ mengatakan keterampilan yang dia pelajari di UTS, seperti bagaimana berkomunikasi dan bekerja dalam tim, mendukung kerja IT teoritis dan praktis serta telah membantunya sepanjang karirnya.

UTS Insearch memainkan peran penting untuk mempersiapkannya masuk universitas, membantunya beralih dari sistem pendidikan India, katanya. UTS Insearch mengajarkan kepadanya keterampilan, seperti bagaimana menguraikan, aturan plagiarisme dan apa yang diharapkan fakultas dalam struktur tugas.

AJ telah kembali ke India sejak tahun 2010, dan telah menghabiskan dua tahun terakhir ini dalam usaha terbarunya yang mana dia memulainya dengan dua pengusaha lainnya.

GoDoctor adalah platform kolaborasi medis eksklusif pertama di dunia. Ini akan menghubungkan dokter, rumah sakit, laboratorium, perusahaan farmasi, universitas dan jurnalis medis di seluruh dunia sehingga mereka dapat mengeksplorasi terobosan dan berbagi pengetahuan.

Para pengembang berbasis perusahaan India telah menciptakan platform yang aman “seperti LinkedIn dan Facebook yang disesuaikan untuk audiens medis eksklusif,” kata AJ.

Mereka sudah mempekerjakan sekitar 50 staf di AS, Singapura, UEA dan India dan berbagai institusi yang saat ini sedang mengikuti platform tersebut termasuk John Hopkins, Harvard Medical, Stanford Medical dan UK National Health Service. GoDoctor akan diluncurkan secara global.

Saran utama AJ kepada para pengusaha adalah untuk menganalisa ide bisnis mereka dalam menghindari kesalahan penilaian. “Banyak pengusaha yang mengidentifikasi masalah tingkat mikro atau kesenjangan, dan kemudian hanya berakhir sampai disana, tanpa benar-benar menghubungkan mengapa mereka harus melakukan perjalanan tersebut,” katanya.

Para pengusaha yang bercita-cita tinggi perlu untuk “menggali lebih dalam” dan mengidentifikasi panggilan sejati mereka dalam hidup. “Lalu putuskan untuk mengambil perjalanan kewiraswastaan, dan bukan sebaliknya.”

Siap membuat jejak Anda?