Tanyakan sekarang

Katrina Ho dari Sydney, Australia

Perancang Pakaian di Adidas

Ini adalah sebuah kepuasan besar bagi saya melihat desain saya menjadi hidup, dibeli dan dipakai oleh para konsumen.

Jangan menyerah: rancangkan jalan untuk mengikuti mimpimu   

Katrina Ho adalah seorang perancang pakaian di Shanghai untuk adidas, salah satu perusahaan pakaian olahraga terbesar di dunia. Dia merancang pakaian olah raga yang trendi untuk konsumen remaja wanita Tiongkok.

Pakaian olahraga yang trendi telah memberikan pertumbuhan penjualan “gila” di Tiongkok, katanya dan para konsumen muda berbaris di luar toko selama berjam-jam untuk membeli produk edisi terbatas.

“Ini adalah sebuah kepuasan besar bagi saya melihat desain saya menjadi hidup, dibeli dan dipakai oleh para konsumen.” katanya. “Perasaan ini tidak menjadi tua dan masih sangat menyenangkan pada saat Anda melihat para konsumen memakai produk yang Anda buat.”

Katrina memperoleh pengalaman kerja pertamanya di Bonds di Sydney.

Dia kemudian menghabiskan dua tahunnya di luar negeri, pertama bepergian dan menjelajahi Eropa sebelum tinggal dan bekerja di London.

Di sini, dia mendapatkan pengalaman yang berbeda dalam berbagai merek terkenal seperti Ted Baker, Ben Sherman dan Burberry.

Tetapi karir dalam mode tidak selalu terlihat dalam jangkauan. Awalnya setelah lulus SMA, dia tidak yakin apakah dia bisa mewujudkan mimpinya menjadi seorang desainer.  Orang tuanya pada awalnya tidak begitu mendorong untuk mengikuti jalur karir dalam desain dan nilainya di SMA tidak memenuhi angka yang diinginkan agar dapat diterima kedalam gelar di UTS.

"Pada saat itu, orang tua saya sangat menginginkan saya melakukan sesuatu yang 'stabil' seperti bisnis dan akuntansi," katanya. "Tetapi saya sangat ingin untuk mengikuti gairah saya yang merupakan desain dan pada akhirnya, ini tentang menjadi bahagia. Desain inilah yang membuat saya bahagia."

Setelah meyakinkan orang tuanya bahwa dia akan menemukan cara untuk mengikuti mimpinya, dia mendaftarkan diri di berbagai program yang memungkinkannya diterima di gelar UTS satu tahun kemudian.

Sarannya kepada mahasiswa dalam situasi yang sama adalah: “Jika Anda tidak masuk pada percobaan pertama, jangan menyerah. Anda mungkin bisa berada di sana setahun kemudian. Teruslah tekun dan teruslah melangkah.”

UTS mempersiapkan Katrina dengan campuran yang ideal dalam lingkungan praktis dan teoretis. Dia memiliki akses ke teknologi, ruangan cetak dan studio profesional.

“Fasilitas ini membuat Anda siap menghadapi kehidupan kerja karena Anda dapat benar-benar merasa nyaman bekerja dengan alat dan bahannya serta Anda juga akan memiliki kesempatan untuk berkolaborasi, dimana ini adalah keterampilan yang diperlukan untuk bekerja di bidang desain,” katanya.

Katrina masih berhubungan dengan para dosen yang mendorongnya untuk menumbuhkan keingintahuan kreatifnya dan tidak takut untuk mengajukan pertanyaan. Dia menyarankan calon mahasiswa desain fashion lainnya untuk “menjadi diri sendiri – tidak ada orang lain seperti Anda di dunia ini”.

Siap membuat jejak Anda?