Tanyakan sekarang

Kimberly Ashton dari Sydney, Australia

Pendiri Sprout Lifestyle

Penting agar Anda terbuka terhadap peluang, memodifikasi atau mengubah dan mengambil arahan kecil yang tidak direncanakan.

Makan, Bicara, Belajar: Pertukaran Tiongkok memicu bisnis yang sehat

Kimberly Ashton memiliki hasrat untuk makanan sehat. Dia juga bisa berbahasa Mandarin dengan lancar. Sehingga, ketika dia mengunjungi Shanghai pada tahun 2013 setelah lulus dari UTS dan menyadari bahwa makanan sehat ala Barat masih sedang bertumbuh di Tiongkok, dia melihat sebuah peluang besar.

Dia memulai Sprout Lifestyle di Shanghai sebagai perusahaan konsultan untuk acara kecil dan kesehatan, bekerja dengan klien perorangan maupun perusahaan. Sekarang beroperasi dari tempat dua lantai dengan toko makanan sehat yang menjual biji-bijian, makanan super,cemilan, makanan ringan, kelas memasak, kafe, dan perusahaan cabang Sprout bernama Better Betters yang menjual makanan siap saji bergizi.

Visi Kimberly lebih dari sekedar toko makanan kesehatan, tetapi "sebuah platform pendidikan makanan yang menganjurkan kesehatan preventif, makanan sehat dan belajar tentang kesehatan Anda sendiri melalui kelas dan lokakarya interaktif."

Dia meluncurkan kursus dan pelatihan Sprout Lifestyle secara online dan banyak siswa dari tempat sejauh Qingdao di utara, Chengdu di barat dan Kunming serta Guangzhou di selatan telah mengambil bagian dari kursus jarak jauh. Perusahaan ini juga membuat makanan kesehatan serta  label pribadi muesli dan oatmeal yang diambil secara lokal, yang pertama di Tiongkok.

Kimberly menyelesaikan gelar ganda Sarjana S1 Bisnis dan S1 Seni dalam Studi Internasional di UTS dan mengambil bagian dalam Pertukaran Studi ke Hangzhou selama setahun. Dia belajar dalam Mandarin dan tinggal di masyarakat.

“Kesempatan untuk benar-benar belajar dan tinggal di Tiongkok jelas merupakan nilai tambah yang sangat besar bagi saya dan menambah kepercayaan diri,” katanya.

Kembali ke UTS, dia menyukai cara praktis yang diajarkan dosennya dan ini menginspirasinya untuk membawa elemen yang sama ke dalam Sprout Lifestyle di mana dia mengajarkan kliennya dengan mengajak mereka belajar sambil melakukan.

Sarannya kepada calon pengusaha adalah tetap bergairah dan gigih.

“Lakukan apa yang Anda sukai” katanya, tetapi pada saat bersamaan “pahami dengan jelas tujuan yang ingin Anda capai dan bersikaplah sangat fleksibel.”

Dalam perjalanan memulai bisnis, “ribuan hal” mungkin akan muncul dan akan terus berubah, katanya. “Penting agar Anda terbuka terhadap peluang, memodifikasi atau mengubah dan mengambil arahan kecil yang tidak direncanakan,” katanya. “Ikuti nalurimu – dan jangan terlalu kaku.”

Siap membuat jejak Anda?