Tanyakan sekarang

Riyadh Alhabshan dari Riyadh, Arab Saudi

Pengacara komersial di Siemens Ltd Arab Saudi

Ada kalanya saya merasa ingin menyerah, tetapi tekad sangat penting untuk mencapai tujuan Anda.

Ada kalanya saya merasa ingin menyerah, tetapi tekad sangat penting untuk mencapai tujuan Anda.

Riyadh Alhabshan bergabung dengan tim hukum Siemens di Arab Saudi tahun lalu, sebuah jabatan tertinggi untuk pengacara perusahaan muda. Perannya adalah untuk membantu mengelola risiko legal dari operasi multinasional yang sedang booming di Kerajaan.

Dia telah lulus dengan gelar Pascasarjana S2 dalam Hukum Internasional pada tahun 2011. Namun ketika dia turun dari pesawat dari Riyadh (nama ibu kota yang sama dengan namanya) untuk memulai studinya di Sydney pada tahun 2008, dia menghadapi tantangan besar: dia hampir tidak dapat mengerti, apalagi berbicara dalam satu kata bahasa inggris.

"Itu mengejutkan dan sedikit menakutkan di awal," katanya. Ini juga pertama kalinya dalam hidupnya - selain saat dia masih bayi di Amerika - bahwa dia telah bepergian ke luar dari negara asalnya dan mengalami budaya lain.

Dia bergabung dengan para mahasiswa pascasarjana S2 internasional lainnya di UTS Insearch dimana kelas yang tidak hanya membantunya belajar bahasa Inggris, tetapi juga memperkenalkannya dengan cara hidup orang Australia serta mendorongnya untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara luas.

Setahun kemudian, dia terdaftar dalam gelar Pascasarjana S2 Hukum Internasional, menghadiri persidangan, menulis laporan pengadilan, melakukan penelitian terhadap kasus hukum dan memberikan presentasi verbal atas gagasan dan argumennya kepada para dosen dan teman sekelasnya.

"Semua orang sangat ramah dan menolong," katanya. "Saya mendapatkan banyak pengetahuan dan bertemu banyak orang. Saya berteman dengan banyak orang dari berbagai negara dan latar belakang yang berbeda dimana hal ini sangat menakjubkan. Itu adalah pendidikan dalam pendidikan. Itu benar-benar menyegarkan!"

Riyadh mengatakan bahwa cara utamanya mengatasi budaya baru, belajar bahasa dan belajar adalah dengan berinteraksi dan berkolaborasi dengan semua orang, terutama para mahasiswa lainnya.

Tetapi dia mengakui bahwa dia tidak selalu merasa mudah. Dengan hukum, para mahasiswa harus banyak membaca. “Itu bisa menjadi salah satu hal yang membosankan dan Anda dapat menemukan diri Anda mengatakan ‘Saya agak tersesat di sini – saya tidak ingin melanjutkannya. Ini terlalu sulit.”

Tetapi “tekad sangat penting jika Anda ingin mencapai tujuan Anda dan Anda bisa melewatinya tepat waktu,” katanya.

Sarannya kepada para calon mahasiswa lainnya adalah dengan merangkul ketidakpastian “karena di situlah ada pelajaran terbaiknya.”

Setelah hampir lima tahun bekerja untuk perusahaan lokal Saudi Telecom Company dan Al Rajhi Bank, Riyadh sekarang sedang berkarir dengan Siemens.

“Saya suka dengan organisasi ini,” katanya. “Perusahaan ini memberikan saya berbagai pekerjaan. Ini beragam dan memiliki bisnis di seluruh dunia sehingga mungkin dalam waktu sepuluh tahun, saya akan berada di tempat lainnya tetapi di posisi yang lebih senior.”

Siap membuat jejak Anda?