Tanyakan sekarang

Sam McDonnell dari Sydney, Australia

Pendiri Construction Cloud

Tidak ada yang bisa menghentikan Anda memulai masa depan Anda sekarang.

Perancang mengejar mimpi start-up, memenangkan dukungan UTS untuk aplikasi web

Setengah jalan dari gelar Sarjana S1 Desain di UTS, Sam McDonnell kembali menyesuaikan fokusnya dari belajar menjadi seorang pengusaha. Dia mulai bekerja paruh waktu sebagai seorang perancang lepas untuk dua teknologi start-up lalu menjadi tertarik pada desain aplikasi dan pengalaman pengguna dan mulai menghadiri acara kewirausahaan.

“Saya berpikir: ‘mengapa tidak, mengapa saya tidak bisa melakukan ini?'” Katanya. Sejak saat itu, Sam menghadiri setiap acara yang dia bisa dan membaca setiap buku yang direkomendasikan. “Saya maniak dalam mengejar peluang.”

Dia segera bergabung dengan mahasiswa teknik UTS Hartley Pike dan Jan Schroeder. Mereka mendirikan Construction Cloud, sebuah platform kolaborasi untuk manajer proyek dalam industri konstruksi yang memungkinkan tim untuk berinteraksi dan melacak proyek dari mana saja.

UTS membantu ketiga pengusaha tersebut mendirikan perusahaan mereka, memberikan fondasi yang mereka butuhkan.

Ketiganya memasuki kompetisi UTS 3P Business Plan dan menang. Setahun kemudian universitas tersebut mendanai perjalanan mereka ke AS untuk menghadiri Virginia Tech Challenge. Tim mereka memenangkan Best Intangible Product.

Setelah kemenangan ini, UTS memberikan Sam dan rekan-rekannya dengan ruangan kantor. Mereka segera menghubungi klien pertama mereka – NorthConnex, terowongan jalan terpanjang dalam sejarah Australia.

Tetapi setelah proyek awal ini bisnisnya tidak berkembang secepat yang mereka harapkan. Meskipun mereka bekerja tujuh hari dalam seminggu, mereka hidup dari tabungan mereka. Sehingga mereka memutuskan untuk mengumpulkan dana dan meneliti cara baru untuk memperluas produk mereka serta berkonsultasi dengan orang-orang di industri konstruksi.

Pada awal tahun ini, Sam, Jan dan Hartley ikut serta dalam Startmate, program akselerator 12 minggu di ATP Innovations – sebuah kolaborasi antara UTS dan tiga universitas lainnya.

Dengan bantuan para mentor, tim ini mengembangkan sebuah model bisnis baru dan lebih personal juga mengumpulkan setengah juta dolar dan meluncurkan produk baru serta melipatgandakan pendapatan mereka.

Sam mengatakan kunci keberhasilan dari wirausahanya adalah memaksakan dirinya keluar dari zona nyaman. Dia mengatakan bahwa universitas adalah tempat yang tepat untuk bertemu dengan orang-orang yang berpikiran sama dalam memulai usahanya dan juga mahasiswa tidak perlu menunggu sampai mereka lulus untuk memulai sebuah perusahaan.

Sarannya kepada calon pengusaha adalah mereka harus kerja lepas dan mendapatkan pengalaman kerja saat mereka masih di universitas.

“Tidak ada yang bisa menghentikan Anda memulai masa depan Anda sekarang,” katanya. “Pergilah ke pembicaraan dan acara di komunitas start up Sydney. Baca semua yang anda dapat tentang kewiraswastaan. Tidak lama maka Anda akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki usaha sukses dimana mereka sama sekali tidak berbeda dan tidak lebih pintar dari Anda. “

Siap membuat jejak Anda?