Tanyakan sekarang

Tony (Xu Xu) Zhuang dari Shanghai, Tiongkok

Pendiri & Managing Director Motion Global Limited

Amati masalah yang dihadapi keluarga dan teman-teman setiap harinya lalu carilah solusinya. Bersabarlah dan bersiaplah untuk bekerja keras.

Sebuah mata untuk kesempatan dan visi untuk pertumbuhan global

Saat sedang menyelesaikan Pascasarjana S2 Keuangan di UTS, Tony Zhuang memulai usaha online dengan menjual kacamata bersama dua orang temannya. Kini dia menjalankan bisnis global pemenang penghargaan dengan 130 karyawan di tiga kantor di seluruh dunia.

“Kami mengarah untuk sebuah bisnis e-niaga global sejak awal,” kata Tony. “Kami tidak membatasi diri pada satu pasar saja.”

Teman-temannya meluncurkan Motion Global, yang mengelola SmartBuyGlasses Optical Group pada tahun 2006. Bisnis tersebut menjual kacamata resep dan desainer, kacamata hitam dan lensa kontak, dan telah memenangkan penghargaan Australia-China Business dua tahun berturut-turut.

Segera setelah lulus, Tony pindah ke Shanghai untuk membuka kantor pertamanya. "Itu sangat menggairahkan dan menguntungkan," katanya. "Ini adalah perasaan yang menyenangkan untuk bisa memulai sesuatu yang merupakan milik sendiri."

Tetapi tidak selalu seperti itu. Tony awalnya belajar hukum di Tiongkok dan bahkan mendapatkan posisi lulusan di sebuah kantor hukum. Dia memutuskan itu bukan untuknya. “Tidak ada ruang untuk menggunakan keahlian dan kreativitas Anda.”

Meski dia tertarik pada e-niaga, dia memutuskan untuk belajar di UTS karena dia juga tertarik pada perbankan. “Saya ingin mencoba sesuatu yang berbeda, mengalami budaya yang berbeda dan mengenal orang dari dunia yang berbeda,” kata Tony. “Saya ingin memperluas cakrawala saya.”

Segera setelah tiba di Sydney, Tony mendaftar dalam program bahasa Inggris. Dia dipasangkan dengan seorang mahasiswa Australia dan mereka segera menemukan minat yang sama dalam e-niaga. Tak lama kemudian, percakapan beralih ke bagaimana mereka bisa mengembangkan bisnis bersama.

Kemudian suatu hari, teman sekamar Tony mengeluhkan tentang pembelian kacamata barunya. Tidak hanya tokonya memiliki bingkai kacamata yang sedikit, waktu penyelesaiannya juga sangat lama.

Tony dan kedua temannya mulai bekerja, mengubah kamar tidurnya menjadi pusat panggilan pelanggan pertama mereka. Bisnis online mereka membuat lensa di lab pusat dan mengirimkannya ke seluruh dunia.

Di UTS Tony mengatakan bahwa dia belajar keterampilan seperti komunikasi, pemikiran kritis dan kolaborasi melalui proyek kelompok yang telah membantunya dalam menjalankan bisnisnya.

Sarannya kepada calon pengusaha: amati masalah yang dihadapi keluarga dan teman-teman setiap harinya lalu carilah solusinya. “Bersabarlah dan bersiaplah untuk bekerja keras,” katanya.

Siap membuat jejak Anda?