Tanyakan sekarang

Yiying Lu dari Shanghai, Tiongkok & San Francisco, Amerika Serikat

Pendiri di YIYING LU & Design Lecturer of Program of Creativity + Innovation di New York University Shanghai

Saya ingin menjadi jembatan antara seni dan teknologi. Saya juga ingin menjadi jembatan budaya antara Timur dan Barat.

Yiying mengubah satu desain ikonik dunia dalam satu waktu

Yiying Lu adalah seorang komunikator visual yang terkenal secara internasional untuk ikon grafisnya yang melampaui hambatan bahasa. Sebagai perancang, pengusaha dan dosen universitas yang produktif, dia berbasis di San Francisco namun berbagi waktunya antara Sydney dan Shanghai.

Dalam setiap proyek, dia menghadapi tantangan yang signifikan. “Ini adalah tarian yang konstan antara rasa takut dan menaklukkan ketakutan,” katanya. “Hadiah terbaiknya adalah Anda pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari perkiraan Anda dan terkadang lebih baik dari perkiraan orang lain.”

Profil internasional Yiying melonjak dengan ciptaannya yaitu "Lifting a Dreamer" - seekor paus beluga putih diangkat oleh sekelompok burung berwarna oranye dengan senar yang dilisensikan ke Twitter pada tahun 2008. Namanya adalah "Fail Whale" yang muncul saat jaringan Twitter kelebihan beban sampai Twitter berhenti menggunakannya di tahun 2013.

Paus ini memenangkan Yiying “Best in Design” di Shorty Awards untuk media sosial yang diadakan di New York pada tahun 2009. Dia juga dinobatkan sebagai “Top 10 Emerging Leader in Innovation” di Weekend Australian Magazine’s Next 100: Emerging Leaders, yang disponsori oleh Microsoft.

Yiying dibesarkan di Shanghai dan dia menghabiskan waktunya untuk membaca buku komik internasional, seperti manga Jepang, American Garfield and Peanuts serta menonton film kartun dari seluruh dunia.

Dia datang ke Sydney pada tahun 2002. Setelah menyelesaikan foundationnya di universitas Australia yang lain, dia pindah ke University of Technology Sydney (UTS). “Saya ingin mempelajari sesuatu yang dekat dengan industri dan bisa diterapkan pada kehidupan nyata,” katanya.

Sementara dia adalah seorang mahasiswa Sarjana S1 Desain di UTS, Yiying mulai bekerja sebagai akademis lepas di tahun keduanya. Dia juga mengkomersialkan proyek studio UTS tahunannya, memberi lisensi kartu bermain hewan ke perusahaan Amerika, dan masker wajah binatang laut ke SEA LIFE Sydney Aquarium.

Sebuah pertukaran studi enam bulan di Central St Martin’s di London, salah satu sekolah seni peringkat teratas di dunia, mengklarifikasikan jalan karirnya. “Mereka mengajari saya kemampuan berpikir desain dan bagaimana saya bisa menerapkan desain grafis saya kedalam bisnis,” katanya. Hal ini mengarahkan kepada pekerjaan desain pertamanya untuk perusahaan periklanan global J. Walter Thompson di Shanghai.

Pada tahun keempatnya, Yiying telah membangun basis klien yang signifikan. Setelah lulus, dia memperluas praktik studionya yang mengerjakan proyek Maybelline, Expedia, Microsoft, dan Disney Shanghai. Dia juga direktur kreatif untuk 500 Start-up, sebuah firma modal ventura global dan akselerator start up.

Petualangan terbarunya adalah proyek Kickstarter bersama teman-temannya untuk emoji yang dia desain seperti pangsit, sumpit, kotak pengiriman dan kue keberuntungan yang diterbitkan oleh Unicode, standar global untuk teks keyboard.

Sarannya kepada para calon pengusaha adalah untuk memiliki tujuan yang jelas, sebuah “lighthouse”, sehingga bahkan saat Anda menghadapi tantangan, Anda akan selalu memiliki sesuatu untuk membimbing Anda.

Siap membuat jejak Anda?